Kunjungan Menhan RI ke Brigif TP 31/PS: Prajurit Harus Selalu Dekat dengan Rakyat dan Siap Tempur

Calabai, Sabtu (7/2/2026) — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., menegaskan bahwa prajurit TNI, khususnya Brigif TP 31/PS, harus senantiasa menjaga kedekatan dengan rakyat tanpa mengabaikan kemampuan tempur. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Brigif TP 31/PS di Calabai.

Kedatangan Menhan RI disambut langsung oleh Komandan Brigif TP 31/PS Kolonel Inf Ardiansyah, S.Sos., beserta seluruh jajaran. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pimpinan pertahanan nasional dengan prajurit di satuan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan soliditas internal.

Setibanya di Mako Brigif TP 31/PS, Menhan RI menerima paparan singkat terkait kondisi satuan, kesiapsiagaan prajurit, serta pelaksanaan pembinaan teritorial yang selama ini aktif dilakukan di wilayah Kecamatan Pekat dan sekitarnya. Selain itu, Menhan juga meninjau langsung sejumlah fasilitas pendukung dan area latihan guna memastikan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Dalam suasana penuh keakraban, Menhan RI melaksanakan makan bersama seluruh prajurit. Momen tersebut berlangsung sederhana namun hangat, mencerminkan kedekatan emosional antara pimpinan dengan prajurit di lapangan, serta menjadi simbol perhatian terhadap moril dan kebersamaan pasukan.

Pada kesempatan itu, Menhan RI menegaskan jati diri TNI sebagai tentara rakyat. Menurutnya, TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan harus selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kita ini tentara rakyat. Karena itu, kita harus selalu berbuat yang terbaik untuk rakyat. Jaga hubungan baik dengan masyarakat, dekatlah dengan mereka, dan jadilah teladan di mana pun bertugas,” tegas Sjafrie.

Menhan RI juga memberikan apresiasi atas berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang telah dilakukan Brigif TP 31/PS. Dedikasi prajurit dalam membantu masyarakat dinilai sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat serta kontribusi langsung dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kesejahteraan wilayah.

Lebih lanjut, Menhan RI menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme militer dan pendekatan kerakyatan. Prajurit Brigif TP 31/PS didorong untuk terus meningkatkan kemampuan tempur, disiplin, dan soliditas, sembari tetap membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi seluruh prajurit Brigif TP 31/PS untuk terus berkiprah sebagai tentara rakyat yang hadir, peduli, dan berbuat nyata bagi masyarakat, sekaligus siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

HSH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *