Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya: Bertahan di Tengah Tekanan Hidup

Opini โ€“ Setiap manusia pasti pernah berada pada fase terberat dalam hidupnya. Fase ketika pilihan terasa sempit, harapan menipis, dan kekuatan seakan diuji tanpa henti. Namun dalam kondisi seberat apa pun, hidup tetap menuntut untuk dijalani.

 

Tekanan hidup sering datang tanpa aba-aba. Masalah pekerjaan, keluarga, hingga pergulatan batin kerap hadir bersamaan. Tidak jarang, seseorang merasa sendirian menghadapi semua itu. Pada titik inilah, keteguhan hati dan kepedulian terhadap diri sendiri menjadi pegangan utama.

 

Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya menyampaikan bahwa bertahan bukan sekadar soal kuat secara fisik atau mental, melainkan tentang kesadaran untuk tidak menyerah pada keadaan.

 

โ€œBanyak orang berpikir bahwa kekuatan adalah soal mampu menahan beban berat. Padahal, kekuatan sejati adalah keberanian untuk tetap hidup dengan benar meski tekanan datang bertubi-tubi,โ€ ujarnya.

 

Ia menuturkan, hidup tidak selalu memberi ruang untuk memilih kondisi terbaik. Ada kalanya seseorang dipaksa berjalan dalam keterbatasan dan ketidakpastian. Namun justru dari situ, karakter dan ketangguhan seseorang ditempa.

 

Menurutnya, mereka yang mampu bertahan di tengah tekanan adalah pribadi-pribadi yang kelak memiliki pandangan hidup lebih matang. Bukan karena hidup mereka lebih mudah, melainkan karena mereka memilih untuk tidak berhenti.

 

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa dalam hidup, yang bertahanlah yang akan bertumbuh. Karena pada akhirnya, seberat apa pun perjalanan, selalu ada pelajaran dan harapan bagi mereka yang memilih untuk terus melangkah.

H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *